detik ini ku masih menatapmu
mengiringi alunan detak jantungmu
menghela sesekali harum duniawi
detik ini aku masih punya hati
lirih tersakiti olehmu
tersenyum simpul mengenang masa lalu
bebas berbicara pada hati dan mimpi
tapi, setelah interval detik,
yang kekal kan berakhir
jiwa terlepas, raga berhenti bernafas
Abadiku kan terhenti
Mati di kubur bumi
Maka cinta tinggalah ironi
Lirih masa lalu, haru merekah masa depan
Aku tak mampu lagi, curahkan seonggok cinta
Maka ingatkah kau akan aku?
Akan kasih suci yang tak berujung
Pada tulus cinta yang menembus langit ke tujuh
Meski ragaku berangsur layu
Jiwa kan pergi jauh
Tak menggoyahkan sejengkalpun
Sebuah janji dalam cinta yang abadi
By: Riska Amalia
02-11-2009


0 comments:
Posting Komentar