Search

4 Jul 2011

Kepada Petinggi Pendidikan

wahai sebuah seleksi

kau hancurkan ribuan jiwa muda yg hatinya rapuh

hanya dengan ucapan 'maaf'

kau hancurkan harapan kami yang peluh

dari semangat yang semula utuh



wahai sebuah seleksi mandiri

kau buka peluang si penerima kata 'maaf'

kau pajang angka nol berderet besar-besar

kau semakin menindih si pas-pasan



wahai sekolah tinggi pinggiran kota

aku sadar ternyata kau berharga

diburu ribuan orang di luar sana

buatku miris tak sanggup menjamahi ilmu darimu

meski tiap fajar berganti aku melihat namamu terpajang gagah



wahai petinggi pendidikan

bolehkah aku mengadu?

tentang sebuah keringanan

meski kemungkinan tak sepadan

dan peluang tak cukup besar



wahai Tuhan yang Maha Agung

akankah Kau meridhoi rencana 'bom pendidikan' itu

akan ku turunkan gengsiku

sedikit memelas demi sedikit senyuman Bumi kandungku

0 comments:

Posting Komentar

Blogger news

 
Copyright (c) 2007-2013 Riska Amalia